MENGENAI YANZ


Name: yanuarsintoanggoro
Home: SLEMAN PENUH BERKAH, NGAYOGYAKARTA HADININGRAT, Indonesia
About Me: saya adalah orang yang lahir dengan (ALHAMDULILLAH YA ALLAH) kesempurnaan. lahir dari rahim seorang Budi Winarni yang di buahi oleh Sutono. Kini sedang menjalani studi di obat alami UGM. sebuah kampus yang mentereng di Indonesia (semoga aku ikut mentereng karenanya).
See my complete profile

POSTING SEBELUMNYA
BULAN
SAMBUNGAN
Free Web Site Counters
Free Web Site Counters
Senin, 30 Juli 2007
mengenal tokoh wayang : werkudara

WERKUDARA


Werkudara adalah anaknya Pandhu Dewanata dan Dewi Kunthi yang nomer dua. Sebetulnya werkudara ini titisane Bathara Bayu. Dia merupakan salah satu dari pendawa lima. Memiliki jejuluk Bratasena, Bimasena, Haryasena, Bayusiwi, Jagal Abilawa, Kusumadilaga, Jayalaga. Merupakan kesatria Jodhipati atawa Tunggul Pamenang.

Punya istri tiga ingkang aran Dewi Nagagini, Dewi Arimbi, n Dewi Urangayu. Bersama Nagagini berhasil membuat Antareja, dengan Arimbi dapet Gatotkaca, dengan Urangayu punya Antasena. Ketiga anaknya ini juga memiliki kesaktian tiada tara.
Dia punya pusaka yang bernama kuku pancanaka, gada rujakpala, dan gada lambitamuka. Aji2Xnya adl Bandung Bandawasa, Ungkal bener, Blabag Pangantol-antol (istilahe rada saru!!!!), Bayu Bajra.


Critanya Bratasena lahir dalam wujud terbungkus seperti telur. Semua gegaman tidak mempan membukanya. Yang bisa membedah hanya Gajah Sena. Habis dibedah, Bratasena ini dinjak-injak ni gajah. Tapi aneh bin ajaib malah sang bayi tambah besar. Lantas gajah ini ditusuknya pakai Kuku Pancanaka, n mati sekejap mata, dan nyawanya nyawiji(bersatu) dengan Bratasena.



Bratasena tidak bisa tata krama secara sopan oleh siapa saja decuali dengan Sang Hyang Wenang dan Dewa Ruci. Walaupun begitu, dia punya sifat setya kepada guru, bakti kepada emaknya, dan selalu menepati janji. Watak setya kepada guru ditunjukkannya ketika dia diutus oleh pak guru Durna untuk mengambil air Perwitasari di tengah hutan dan samudera. Sebenarnya tugas ini hanyalah kedok untuk membunuh werkudara atau Bima ini karena sebenarnya yang namanya air Perwitasari tidaklah ada. Akan tetapi, karena kesetiaannya pada sang pak guru, dia tetap menurut dan di perjalanan melah mendapatkan anugerah, bisa bertemu dengan sang guru sejati (Dewa Ruci), yang membuat Werkudara bisa pintar tanpa guru lagi.



Tanda bekti kepada maminya dia tunjukkan dengan mengalahkan Dursasana, darahnya untuk keramas rambut Kunthi dan kepalanya untuk kain welcome (keset) oleh Kunthi. Hal ini karena karena Kunthi pernah diganggu oleh Dursasana. Selain itu dia juga cinta pada saudaranya. Akan tetapi jika keluarganya yang salah dia juga akan menghukumnya, seperti Gatotkaca yang dihajar oleh bapaknya.



Di perang Bharatayuda, Bima jadi jagonya para Pandawa. Dia bisa membunuh Dursasana, Sengkuni, dan Duryudana. Sesudah perang, Parikesit naik tahta, dia bersama Pandawa lainnya meninggal ( matine kompak). Dia mati no empat karena dia dulu suka rakus kalau makan, kasar, dan tidak bisa tatakrama.

posted by yanuarsintoanggoro @ 01.55  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< Home